Tak Tahan Lihat Kemolekan Tubuh Korban, Guru Silat ini Perkosa Muridnya yang Masih 14 Tahun Sampai 20 Kali

Orang tua menitipkan anak pada sanggar pencak silatnya agar mendapat pendidikan mental dan spritual, serta mengembangkan aspek bela diri dan membentuk jiwa ksatria, guru silat di Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan ini malah memanfaatkan momen untuk menyalurkan hasrat bejatnya.

AA (28) merudupaksa salah seorang mudrinya yang masih di bawah umur atau berusia 14 tahun.


“Pelaku adalah guru silat di kampung itu. Korban ini sebetulnya mau belajar jurus silat, tapi dimanfaatkan pelaku untuk memerkosanya,” kata Kasatreskrim Polres OKU, AKP Wahyu Setyo Pranoto.

Ironisnya, aksi pemerkosaan itu dilakukan secara berulang kali, hingga total 20 kali, selama rentang waktu enam bulan, sejak Oktober 2019 lalu, melansir today.line.me.

Seperti korban kekerasan seksual lainnya, korban juga diancam oleh pelaku sehingga tidak berani melapor kepada orangtuanya.

Hingga akhirnya, orangtua korban menyadari adanya perubahan sikap pada putrinya.

“Orangtua korban merasa janggal, ada perubahan sifat. Setelah didesak, korban akhirnya mengaku bahwa sudah diperkosa oleh AA,” ungkap AKP Wahyu.

Pelaku yang dilaporkan oleh orangtua korban kini telah berhasil diamankan polisi. Dia dijatuhi hukuman pidana 15 tahun penjara, sesuai Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.